Jan 03
IEEE telah melakukan amandemen terhadap standar Wireless LAN (WLAN) 802.11a, untuk mencegah terjadinya interferensi dengan sistem-sistem lain yang beroperasi pada jangkauan frekuensi yang sama dengan 802.11a, yaitu pada band 5 GHz. Amandemen dilakukan pada layer PHY dan MAC dari 802.11a, dengan memberikan tambahan kemampuan manajemen network dan pengendalian spektrum serta daya pancar pada band 5 GHz. Sistem yang memiliki peluang berinterferensi itu antara lain sistem radar, Earth Exploration Satellite Service (EESS), dan Space Research Service (SRS).
Amandemen baru ini disebut sebagai IEEE 802.11h dengan judul “Wireless LAN Medium Access Control (MAC) and Physical Layer (PHY) Specifications, Spectrum and Transmit Power Management Extensions in the 5 GHz Band in Europe”. Standar ini mengadopsi regulasi dari negara-negara Eropa yang telah dijadikan regulasi oleh ITU-R, dan ditujukan bagi negara-negara yang sebelumnya menunda penggunaan IEEE 802.11a karena kekhawatiran terjadinya interferensi.
IEEE 802.11 sendiri merupakan keluarga standar bagi spesifikasi WLAN, yang dikembangkan atas sponsor Komisi Standar LAN/MAN 802 dari IEEE Computer Society.
Jan 02
Mengikuti langkah Intel dengan prosesor Celeron, Advanced Micro Devices (AMD) merilis sebuah prosesor Athlon 64 dengan harga lebih murah. Dengan demikian, teknologi 64-bit AMD pun bisa segera ditanam pada perangkat desktop berharga rendah.
AMD Athlon 64 3000+ ini memiliki kecepatan 2 GHz, sama dengan Athlon 64 3200+ yang keluar September lalu. Namun cachenya hanya separuhnya yakni 512 KB. Cache adalah memori pada chip yang menyimpan berbagai instruksi yang sering diakses. Sebuah prosesor dapat mengeksekusi tugas lebih cepat bila ia tidak harus menunggu tugasnya dikeluarkan dari memori sistem.
Keluarnya chip Athlon 64 dengan cache lebih rendah ini dilandasi keinginan AMD untuk membuat satu kelas budget baru, tutur Nathan Brookwood, principal analyst dari Insight 64 di Saratoga, California, AS. Rival berat AMD, yakni Intel, telah melakukan hal yang sama terhadap prosesor-prosesor Celeron.
Prosesor Celeron sebenarnya sama dengan prosesor Pentium 4. Intel menggunakan setengah cache Pentium 4 untuk membuat Celeron, ujar Brookwood. AMD mungkin melakukan pendekatan yang sama terhadap Athlon 64 3000+. Prosesor baru ini akan dijual dengan harga 218 dollar AS untuk 1000 unit. Sementara Athlon 64 3200+ dipatok pada harga 417 dollar AS. Harga itu tentu saja di luar jangkauan kebanyakan pengguna desktop, lanjut Brookwood.
Dengan prosesor Athlon 64, user yang menggunakan sistem operasi 64-bit dapat menjalankan aplikasi 64-bit dan 32-bit. Sudah ada beberapa versi Linux yang mendukung teknologi 64-bit dari AMD ini. Tetapi penjualan PC dengan chip tersebut belum akan ramai sampai Microsoft merilis versi full 64-bit dari Windows XP untuk Athlon 64, tahun 2004.
Sumber: infokomputer/lili/pcw/idgns
Jan 01
Bulan Juni 2003, IETF telah menerbitkan RFC-3525, bertajuk Gateway Control Protocol Versi 1, menggantikan RFC-3015 yang berjudul Media Gateway Control Protocol Versi 1 (Megaco). Megaco adalah protokol yang digunakan untuk menghubungkan gateway-gateway dari sistem komunikasi multimedia yang dipisahkan unsur persinyalan dan unsur transportasi datanya. Dalam hal ini, Megaco mendefinisikan persinyalan antara media gateway dan pengendali (controller) media gateway. Megaco disusun bersama oleh IETF dengan ITU-T SG-16. ITU menamai protokol ini H.248.
RFC-3525 merupakan hasil penyempurnaan kelompok kerja Megaco di IETF dengan SG-16, berisi koreksi dan klarifikasi terhadap RFC-3015. Pihak ITU sendiri telah menambahkan Amandemen 1 untuk H.248, dan dinamai H.248.1.
Isi RFC 3525 dapat dilihat pada http://www.ietf.org/rfc/rfc3525.txt.
Dianjurkan juga untuk mengalamati koreksi dan klarifikasi lebih lanjut di ITU, pada alamat
http://www.itu.int/itudoc/itu-t/com16/implgd.
Selain GCP, IETF juga pernah menghasilkan protokol untuk media gateway controller, yang disebut MGCP (RFC-3435). Namun RFC-3435 juga mengingatkan para implementor bahwa yang dijadikan standar adalah RFC-3015 jo RFC-3525 ini.