Pengguna Internet Indonesia 8 Juta
Pengumpulan data yang dilakukan oleh APJII menyimpulkan bahwa pengguna Internet Indonesia setidaknya 8 juta orang. Yang mengejutkan, dari angka itu, hanya tiga persen pengguna dari warnet. �Saya memperhitungkan pengguna itu berasal dari berbagai kategori (korporat besar sampai kecil, warnet, institusi pendidikan formal dan non formal, termasuk pesantren dan madrasah, selain user individual). Data paling mengejutkan bagi saya, ternyata pengguna internet yang mengaksesnya dari warnet, populasinya bisa dibilang anjlok secara drastis. Saya sampai merasa perlu harus melakukan konfirmasi bolak-balik,� kata Sekjen APJII, Heru Nugroho yang dihubungi detikcom Senin (2/2/2004).
Heru mendapatkan angka tiga persen untuk pemakai internet dari warnet setelah melakukan pemisahan institusi warnet dan institusi pendidikan. Dia menambahkan, bisa jadi bahwa sekolah, kampus, madrasah, pesantren, institusi pendidikan tersebut memperlakukan layanan akses internet dalam fungsi sebagai warnet juga. Tetapi, karena pertimbangan karakteristik komunitasnya, maka dia tidak memasukkan ke dalam kategori warnet. Hal-hal ini ditetapkan lewat diskusi dan perdebatan yang cukup panjang lebar dari tim APJII. �Jadinya soal persentase, memang cukup menarik hasilnya: institusi pendidikan punya 32 persen dari total populasi, sedangkan yang benar-benar warnet hanya 3 persen,� tegas Heru.
Menurut data, Terdapat sekitar 5000 lembaga pendidikan (sekolah, kampus, pesantren, madrasah, lembaga pendidikan non formal) yang terkoneksi ke internet.
Dua tahun lalu, ketika APJII melakukan pendataan pertama kali, pengakses yang berasal dari warnet, memiliki 42 persen dari total populasi. Pada waktu itu, banyak institusi pendidikan dan banyak korporasi belum memiliki akses ke internet. �Jadi seperti sudah saya sebut, penurunan pengakses yang datang dari warnet itu bukan melulu karena berkurangnya pelanggan, tapi juga karena migrasi pengakses internet ke institusi di luar warnet misalnya ke kampus atau sekolahnya,� tandas Heru.
Tentang dasar perolehan data, Heru menjelaskan, APJII selaku wadahnya para ISP punya kegiatan mengumpulkan data-data pelanggan, ditambah pada tahun roadshow ke sekitar 25 kota di Indonesia termasuk di Papua. Juga dilakukan konfirmasi ke lapangan langsung ke pengusaha pengusaha dan pengamat-pengamat yang ada di daerah.
