Apr 30
Nokia, Samsung, dan Siemens menggabungkan diri dengan konsorsium yang didirikan oleh manufakturer printer: Hewlett-Packard (HP), Canon, dan Epson. Mobile Imaging and Printing Consortium (MIPC) demikian nama konsorsium tersebut. Konsorsium ini berusaha untuk mengembangkan standar-standar yang memungkinkan pencetakan secara nirkabel dari ponsel berkamera.
Beberapa ponsel seperti Nokia 6600 saat ini telah memungkinkan dilakukannya pencetakan langsung ke printer tertentu menggunakan konektivitas bluetooth, namun usaha MIPC akan menimbulkan interoperabilitas yang lebih luas, kata juru bicara Nokia, seperti dikutip CNet, Jumat (30/04/2004).
Dalam pernyataannya, MIPC mengatakan bahwa pihaknya pertama kali menetapkan bahwa standar pencetakannya akan muncul pada paruh kedua tahun ini.
Menurut penelitian yang dilakukan InfoTrends Research Group, pertumbuhan pasar ponsel berkamera akan mencapai angka lebih dari 25% dari total handset yang terjual tahun ini di seluruh dunia. Perusahaan riset ini memperkirakan bahwa hal ini akan terus berlanjut, dengan pertumbuhan tahunan yang pesat sehingga jika diakumulasikan jumlahnya akan mencapai 55% selama empat tahun mendatang.
Apr 13
Telkomsel, Indosat, serta Excelcomindo, yang memiliki total 20,4 juta pelanggan GSM di Indonesia, sepakat untuk melakukan kerjasama pengiriman MMS lintas operator. Kerja sama ini memungkinkan pelanggan GSM untuk berkirim pesan MMS dalam bentuk berupa gambar, suara, serta teks dengan ukuran sampai 50 kb per pesan.
Tarif untuk layanan MMS adalah Rp1.250 per pesan untuk kartu prabayar serta Rp1.000 per pesan untuk kartu pasca bayar.
Apr 10
XML dan protokolnya yang semakin marak digunakan dalam web service, ternyata membuka berbagai celah keamanan baru. John Pescatore, analis keamanan dari lembaga riset pasar Gartner Dataquest, mengingatkan XML menciptakan beberapa celah keamanan baru yang belum tersentuh oleh sistem keamanan jaringan saat ini.
“Praktisi keamanan harus mengerti struktur dasar Web services dan jenis-jenisnya yang bisa menimbulkan bahaya,” katanya seperti dikuti CNet Asia. Menurut dia, saat ini risiko serangan terhadap XML dan web services relatif masih dapat dicegah. Perusahaan sudah terbiasa menggunakan web services untuk mengkoneksikan aplikasi internal atau berbagi informasi dengan mitra yang sistemnya sudah dipercaya. Aplikasi yang berjalan dalam lingkungan tertutup antara pihak-pihak yang bisa dipercaya itu mampu mencegah serangan. Namun jika perusahaan mulai menggunakan web services dan XML secara lebih luas, mereka perlu lebih berhati-hati.
John menilai penyusupan ke dalam jaringan perusahaan dengan menumpang Web services jauh lebih berbahaya daripada mematikan sebuah situs, sebab informasi perusahaan berharga yang berjalan pada aplikasi bisnis bisa disadap.
Masalahnya, produk keamanan yang ada saat ini seperti firewall dan antivirus hanya dirancang untuk mencegah penyusup masuk ke jaringan perusahaan atau menghalai serangan yang mematikan satu mesin. Produk keamanan saat ini mengawasi aplikasi yang mengirimkan informasi melalui format XML menggunakan IP. Namun kebanyakan firewall hanya mengawasi paket-paket XML yang memiliki IP tanpa membuka isinya. Akibatnya, tegas John, pesan XML berbahaya bisa memasuki jaringan perusahaan tanpa terdeteksi. Isu keamanan ini sama sekali baru sehingga perusahaan harus segera meningkatkan kewaspadaannya.
Randy Heffner, analis pada Forrester Research, mengatakan kemungkinan serangan menggunakan XML adalah denial-of-service (DoS) dimana penyerang melumpuhkan web services dengan mengirimkan banjir informasi.
Apr 06
Sebanyak 76 operator jaringan dari 50 negara menyatakan komitmen untuk mengimplementasikan teknologi enhanced data for GSM evolution (EDGE) guna menyediakan layanan 3G multimedia. Pengumuman Global mobile Suppliers Association (GSA) menjelaskan operator di Asia, Eropa dan Amerika Latin sangat tertarik pada EDGE. Secara global, GSA mengkonfirmasikan hingga kini layanan seluler berbasis EDGE sudah ditawarkan secara komersial di 14 jaringan di seluruh dunia.
Alan Hadden, president GSA, mengatakan laporan ini memperkuat EDGE sebagai evolusi alamiah bagi operator GSM untuk meningkatkan pendapatannya. EDGE diharapkan mampu meningkatkan kapasitas jaringan untuk suara dan mendongkrak kecepatan lalu lintas data hingga tiga kali lipat. “Telah banyak operator mengkonfirmasikan rencananya menggelar jaringan WCDMA dan EDGE sebagat teknologi 3G yang saling melengkapi,” ujarnya dalam pengumuman tersebut.
GSA juga menyatakan dari rencana beberapa produsen- hingga kini tersedia 19 model telepon seluler (ponsel) dan PC datacard di pasar yang mampu berjalan diatas teknologi EDGE. Alan mengatakan GSA akan mendiskusikan teknologi EDGE dan dampaknya pada bisnis pada ajang GSM Evolustion Forum yang akan digelar 20 April di New Delhi, India dan 31 Mei di Beijing, Cina.
Apr 06
Microsoft dan Sun sepakat menuntaskan perseteruan hukum diantara mereka setelah menjalin kerja sama teknologi selama 10 tahun, termasuk pembayaran US$1,95 miliar kepada Sun. Scott McNealy, CEO Sun, mengatakan kerja sama ini menandai babak baru hubungan kedua perusahaan yang sebelumnya saling berseteru di pengadilan AS dan Uni Eropa.
Selain kolaborasi teknologi, dalam kesepakatan itu Microsoft akan membayar US$700 juta untuk menyelesaikan kasus antimonopoli dan US$900 juta untuk paten kepada Sun. Kedua perusahaan juga sepakat membayar royalti untuk masing-masing teknologi yang digunakan, Microsoft memberikan pembayaran di muka senilai US$350 juta untuk itu.
Di bidang teknis, kedua perusahaan saling membuka akses pada masing-masing teknologi server, dimilai dari Windows Server dan Windows Client termasuk email, peranti lunak database, Microsoft Active Directoy serta Java System Identity Server. Sun juga menyepakati lisensi protokol komunikasi pada sistem operasi desktop Windows, seperti yang ditetapkan Departemen Kehakiman AS dan 18 jaksa negara bagian. Microsoft juga tetap menyediakan dukungan produk bagi pengguna Java Virtual Machine (JVM) sedangkan Sun akan memperoleh sertifikasi Windows bagi jajaran produk server-nya yang berbasis Xeon.
Ke depan, Sun dan Microsoft akan mengembangkan .NET dan Java sekaligus memperbaiki kolaborasi teknis antara kedua teknologi pengembangan tersebut.
Di bidang hukum, kedua belah pihak setuju tidak akan saling menuntut kembali klaim pelanggaran Hak Cipta yang terjadi di masa lalu. Sebaliknya, mereka akan melakukan negosiasi lisensi silang Hak Cipta. Melalui kesepakatan ini, kedua perusahaan menyudahi tuntutan pelanggaran Hak Cipta dan praktik monopoli di pengadilan AS dan UE yang sudah berjalan hampir 10 tahun.
Apr 03
Motorola tawarkan solusi broadband berbasis CDMA 1xEV-DO untuk menyediakan fasilitas aplikasi multimedia pada layanan telekomunikasi nirkabel. Perusahaan itu mendemonstrasikan video download secara live dan aplikasi lainnya di atas CDMA2000 1xEV-DO pada ajang Cellular Telecommunications and Internet Association (CTIA) di Atlanta, AS.
BTS Motorola yang telah terpasang dapat diupgrade dengan menambahkan modul Multi-Channel CDMA. Melalui solusi ini BTS mampu mengisi celah-celah jaringan pada macro cellular. Aplikasi itu juga dapat dipasang baik di luar maupun di dalam ruangan.