May 31

Pasar solusi komunikasi data di Indonesia pada 2004 diperkirakan tumbuh 10%-15% dibandingkan tahun lalu, didorong permintaan dari penyedia layanan telekomunikasi dan sektor keuangan. Handy Surya Wirawan, direktur PT Datacraft Indonesia, menilai secara umum bisnis layanan solusi komunikasi data di Tanah Air masih prospektif di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar belakangan ini. Dia menjelaskan penyedia layanan telekomunikasi -terutama seluler berbasis GSM- dan sektor keuangan adalah dua industri yang mendorong permintaan solusi komunikasi data di Indonesia.

Penyedia layanan telekomunikasi, lanjut Handy, terus melakukan investasi jaringan untuk memperbesar pangsa pasar di tengah kompetisi yang semakin ketat. Selain itu, mereka juga mulai mendiversifikasikan layanannya di luar komunikasi suara.

Permintaan juga datang dari sektor keuangan terutama perbankan yang mulai melakukan ekspansi setelah menyelesaikan implementasi core banking. Komunikasi data dibutuhkan untuk menghubungkan kantor pusat dengan kantor cabang. “Perbankan mulai menyempurnakan infrastruktur komunikasinya seiring dengan strategi bisnisnya dengan pendekatan yang berorientasi pada nasabah, customer centric,” ujar Handy.

Dia memaparkan teknologi komunikasi berbasis Internet Protocol (IP), broadband dan nirkabel akan mendorong kebutuhan layanan integrasi solusi komunikasi data di Indonesia dalam dua tahun ke depan.

Khusus di segmen korporasi, GM Sales Information and Communication Network PT Siemens Indonesia Markus Erich Strohmeier, memperkirakan pasar solusi komunikasi data berpotensi mencapai hingga US$30 juta hingga dua tahun ke depan.

May 31

Telkom mencanangkan program Internet Goes To School (IG2S) secara nasional untuk mengurangi kesenjangan digital di kalangan para siswa dan guru SMU.
Suryatin Setiawan, direktur bisnis jasa PT Telkom, menjelaskan program pelatihan Internet gratis ini akan dilakukan di seluruh kantor daerah telekomunikasi (Kandatel) di Indonesia dengan menjadikan IG2S yang dijalankan Divre III Jabar dan Banten sebagai proyek percontohan.

Program IG2S di Divre III berlangsung lima minggu pada 26 April-31 Mei yang sampai 28 Mei diikuti 9.331 siswa dan guru dari target peserta 8.500 orang. Divre III selanjutnya akan mengembangkan warung Internet di sejumlah SMU sebagai tindak lanjut program IG2S.

May 27

IBM dan Alcatel menggabungkan solusi Workplace Technology dan OmniTouch Unified Communication menjadi satu penawaran solusi komunikasi berbasis Internet Protocol (IP) bagi perusahaan berskala besar. Kedua solusi itu menggabungkan berbagai peranti dan media komunikasi di perusaahaan ke dalam satu jaringan.Hal itu dapat memangkas biaya, meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses bisnis, demikian keterangan resmi IBM dan Alcatel.

Kedua perusahaan itu menyatakan kegiatan bisnis saat ini harus mengelola berbagai media komunikasi yang terus berkembang (email, pesan suara, faks, instant messaging, SMS).
Sementara itu, mobilitas pengguna semakin tinggi dan tersebar di seluruh pelosok dengan berbagai terminal komunikasi. Oleh karena itu, bisnis harus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang relatif baru,dimana komunikasi berada di tengah proses bisnis.
“Tempat kerja menjadi lebih virtual dan kolaborasi di antara tim virtual tersebut menjadi prioritas,” demikian pernyataan bersama IBM dan Alcatel.
Menurut kedua perusahaan tersebut, komunikasi berbasis IP dinilai paling sesuai untuk kebutuhan kolaborasi di lingkungan kerja seperti itu. Selain itu, pasarnya juga cukup menjanjikan.

Lembaga riset COMMfusion memprediksikan pasar unified communications global akan meningkat dari US$289 juta pada 2002 menjadi US$762 juta hingga 2006, didorong perkembangan teknologi IP dan pengguna terminal nirkabel yang semakin banyak.

Kerja sama IBM dan Alcatel antara lain memungkinkan pengguna menyampaikan pesan melalui ponsel, auto dial, menjalin conference call, mengelola daftar kontak pada Lotus Workplace dan mengakses semua peranti komunikasi melaluo portal enterprise.

May 26

Sun mengumumkan serangkaian strategi baru untuk teknologi Java yang terdiri dari produk, program, serta program kemitraan guna mengantisipasi meningkatnya permintaan layanan data pada ponsel. Strategi Sun itu meliputi peningkatan teknologi Java Mobile client yang lebih cepat dan kaya akan fitur, untuk mendongkrak kinerja layanan berbasis Web Sun Java Technology for Smartphones.

Peluncuran Hotspot Sun menyusul meningkatnya permintaan pasar akan pengunaan JTWI (Java Technology for the Wireless Industry) termasuk MIDP 2.0, Wireless Messaging API 1.1, Mobile Media API 1.1.

Di sisi operator, Sun meluncurkan produk terbaru Sun Java Enterprise System, Sun JavaSystem Content Delivery server dan pengembangan Java.com sebagai referensi bagi para operator.

Untuk mempercepat penyediaan layanan bagi pelanggan dan korporat, Sun juga mengumumkan kemitraan dengan Ericsson, penyedia solusi komunikasi untuk menyediakan solusi content multimedia terintegrasi.

Bagi pengembang, mereka dapat memperoleh keuntungan dari Sun Java Wireless Toolkit 2.1, yang menyediakan peranti untuk mengembangkan aplikasi nirkabel serta dari ekspansi portal Java.com

Melalui Sun Developer Network, perusahaan itu memposisikan teknologi Java sebagai standar aplikasi bagi lebih dari tiga juta pengembang Java. Sun menyediakan J2ME Wireless Toolkit 2.1 yang kompatibel dengan spesifikasi Java Technology for Wireless Industry (JTWI) dan J2ME Web Services API (JSR-172).

May 07

Standar wireless kini tidak hanya 802.11a, 11b dan 11g. Standar-standar baru berupa 802.11e dan 11i sedang digarap dan akan muncul dalam bentuk produk pada akhir tahun depan. Standar-standar wireless terbaru ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan dukungan terhadap aplikasi-aplikasi yang membutuhkan bandwidth yang tinggi. Standar 802.11e dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan untuk suara (voice calls), video beresolusi tinggi dan aplikasi-aplikasi lain yang banyak dibutuhkan, dengan tujuan untuk menghasilkan kualitas gambar dan suara yang sama baiknya dengan yang tampak pada jaringan berkabel. Sementara standar 802.11i difokuskan dalam hal sekuriti dengan menggunakan spesifikasi sekuriti yang didasarkan pada Advanced Encryption Standard, dengan tujuan menjadi solusi bagi kelemahan dari Wireless Encryption Protocol yang digunakan pada spesifikasi asli dari 802.11a, 11b dan 11g.

Kedua standar tersebut akan diselesaikan dan dipublikasikan pada musim panas (sekitar Juni atau Juli) mendatang, demikian disampaikan IEEE dan Wi-Fi Alliance pada konferensi Wi-Fi Planet Conference and Expo yang berlangsung minggu ini di San Jose, Kalifornia, Amerika Serikat.

May 07

Telkom Flexi meluncurkan layanan content untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam melakukan komunikasi data.
Layanan content untuk Flexi itu dapat diakses melalui SMS dan WAP. “Dalam mengembangkan layanan tersebut Telkom bekerja sama dengan 19 perusahaan penyedia content,” ujar dia siang ini.

Seluruh content informasi Telkom Flexi tersebut dapat diakses melalui kartu paskabayar Flexi Classy maupun kartu prabayar Flexi Trendy dari seluruh Indonesia. Layanan content SMS Telkom Flexi antara lain berisi SMS hiburan dan berbagai tips untuk pengguna di segmen remaja.

Selain meluncurkan layanan content, Suryatin mengatakan jangkauan coverage Telkom Flexi juga akan diperluas hingga akhir tahun 2004 ditargetkan dapat beroperasi di 163 kota, baik yang dibangun sendiri oleh PT Telkom maupun yang dibangun melalui melalui kerja sama dengan investor lain.