Autentikasi Media Simpan Transien Kode Akses SLJJ Berubah
Mar 31

detikcom - Jakarta, Telkomsel akan mengoperasikan layanan berbasis teknologi generasi ketiga (3G) pada pertengahan 2005. Meski izin frekuensi belum dikantongi, Telkomsel optimis pihaknya akan mendapat izin sebelum layanan diluncurkan. “Pertengahan tahun ini kita berencana akan mengoperasikan layanan 3G. Saat ini kita sudah melakukan uji coba dan berbagai percobaan,” kata Direktur Utama Telkomsel, Kiskenda Suriahardja, di acara perkenalan Dirut Telkomsel yang baru, di Plaza Senayan Jakarta, Kamis (31/3/2005).

Menurutnya, saat ini perseroan belum mendapat izin frekuensi secara formal, namun pihaknya yakin akan bisa memperoleh izin tersebut sebelum layanan diluncurkan.

Teknologi 3G merupakan tahap lanjutan dari teknologi telekomunikasi seluler yang ada saat ini. Teknologi ini memungkinkan transmisi data berlangsung lebih cepat, sehingga layanan-layanan seperti video streaming bisa ditransmisikan antar ponsel atau PDA yang sesuai.

Telkomsel merupakan operator seluler yang giat menyiapkan infrastrukturnya untuk menuju layanan berbasis teknologi 3G. Namun begitu, pemerintah belum memberi izin frekuensi kepada Telkomsel, maupun operator seluler lainnya. Pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Postel) Departemen Perhubungan, memberi izin frekuensi 3G kepada PT. Natrindo Telepon Seluler (NTS) dan PT. Cyber Access Communications (CAC), dengan harapan kedua perusahan tersebut akan menjadi penyedia layanan 3G.

Dalam perkembangannya, NTS dan CAC tidak kunjung mengembangkan layanan tersebut, dan belakangan diketahui bahwa kedua perusahaan ini menjual sebagian sahamnya ke operator asing.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sofjan Djalil - yang sekarang membawahi Dirjen Pos dan Telekomunikasi - menyatakan niatnya untuk mengaudit pemberian lisensi frekuensi kepada kedua perusahaan tersebut. Bila terbukti ada pelanggaran hukum dalam pemberian izin tersebut, Menteri tidak segan-segan mencabut izin yang sudah diberikan. Rencana audit yang dilakukan Sofjan Djalil, bisa jadi merupakan alasan dibalik optimisme Telkomsel untuk mendapatkan izin sebelum pertengahan tahun.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah melakukan uji coba terhadap infrastruktur EDGE (Enhanced Data Rates for GSM Evolution), satu tahapan teknologi sebelum 3G. Dengan bekal ini, tentunya Telkomsel hanya perlu melakukan sedikit langkah untuk mencapai pengimplementasian 3G secara penuh.

Dalam pernyataannya, Kiskenda tidak menyebutkan besar pendapatan dan jumlah pelanggan yang ditargetkan dari layanan 3G yang tengah disiapkannya. “Yang penting kita muncul dulu, karena untuk 3G kita sudah siapkan infrastrukturnya,” katanya.

Leave a Reply