Jan 10

Detik — Telkom akan tenderkan perangkat penunjang untuk satelit Telkom-3 mulai 2007 ini. Total investasi yang dianggarkan untuk satelit Telkom-3 mencapai US$ 150 juta. Ini disampaikan oleh Kepala Divisi Infrastruktur Telkom, Sarwoto Atmosutarno. “Saat ini, Telkom-3 sedang dalam tahap engineering plan.”

Sarwoto menjelaskan, engineering plan itu meliputi penentuan sistem yang akan digunakan. Hal itu termasuk kapasitas satelit, bahan bakar dan baterai, hingga masa orbit satelit. Ia menambahkan, perusahaan yang biasanya bergerak dalam jasa pembangunan satelit antara lain Lockheed Martin, Alcatel, Orbital, GreatWall, dan Mitsubishi.

Meski demikian, Sarwoto tidak merinci pihak atau perusahaan mana yang akan meluncurkan satelit Telkom-3 tersebut. Peluncuran Telkom-3 rencananya akan digelar awal 2009. Sebelumnya, satelit Telkom-2 telah diluncurkan oleh roket Ariane Space pada November 2005.

Kapasitas Telkom-3, yang rencananya akan berorbit di 118 derajat Bujur Timur, diharapkan mencapai 36 transponder. Menurut Sarwoto kebutuhan Telkom dan anak perusahaan akan jasa satelit meningkat setiap tahunnya. Saat ini, transponder yang ada di Telkom-1 (24 transponder) dan Telkom-2 (24 transponder) semuanya sudah terpakai. Tiap satelit yang dimiliki Telkom memiliki siklus hidup sekitar 15 tahun.