Feb 09

Bakrie bukan cuma terkenal dengan lumpur Lapindonya. Masih ada Bakrie Telecom dengan Esia dan Wifone. Bakrie yang ini akan menambah 800 BTS demi meraih lebih banyak pelanggan, menyusul rencananya memperluas layanan di 17 kota.
Direktur Utama Bakrie Telecom, Anindya Bakrie, mengatakan saat ini perseroan yang dipimpinnya memiliki 400 BTS. Di tahun 2007 perusahaan akan meningkatkan jumlah BTS sebesar tiga kali lipat, atau menambah 800 BTS baru. Penambahan dilakukan dengan memperhatikan alokasi frekuensi di pita frekuensi 800 MHz.

“Dalam upaya mengembangkan jaringan ke luar, kami berkoordinasi dengan pemerintah dan operator untuk alokasi frekuensi 800 MHz. Alokasi tersebut perlu kerjasama dan bantuan monitoring dari pemerintah,” ujar Anindya.

Penguatan jaringan tersebut dilakukan perseroan dengan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 2 triliun, yang diambil dari institusi-institusi keuangan, vendor financing, serta generated cash flow. Perluasan layanan dilakukan Bakrie menyusul izin prinsip yang didapatnya untuk menggelar layanan telepon tetap nirkabel secara nasional, di 17 kota di Indonesia. Selama ini, Bakrie hanya menggelar layanannya di Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Menindaklanjuti hal tersebut, perseroan memberanikan diri menargetkan 3,6 juta pelanggan baru. “3,1 juta akan kita raih di Jakarta, Jabar dan Banten, setengah juta sisanya di 17 kota di luar itu,” kata Anindya. Pencapaian target tersebut, menurutnya dilakukan dengan penguatan sumber daya manusia dan jaringan. Untuk efisiensi, perseroan juga menginginkan adanya infrastructure sharing dan BTS colocation.