Mar 29

Antara — Hutchison CP Telecom Indonesia (HCPT) secara resmi meluncurkan layanan GSM selularnya untuk 2G dan 3G yang diberi nama 3 (three) dan akan mulai beroperasi besok pada Jumat (30/03). Peresmian layanan GSM 3 dilakukan secara langsung oleh Presiden Direktur Hutchison CP Telecom Indonesia, Rajiv Sawhney, bersama dengan CEO Hutchison Telecom International Ltd (HTIL) Dennis Lui dan Perwakilan dari Charoen Pokphand (CP) Indonesia Kun Chatchaval Jiaravanon di Jakarta, Kamis.

Presdir HCPT Rajic Sawhney mengatakan Indonesia mempunyai potensi pasar yang sangat besar, akan tetapi mempunyai kendala berupa tarif selular yang mahal dibandingkan empat negara di ASEAN. Rajiv mengatakan HCPT yang mempunyai lisensi untuk 2G/1800 MHz dan 3G/WCDMA menargetkan memperoleh satu juta pelanggan 3 secepatnya di Indonesia sejak peluncurannya hari ini. “Untuk mempermudah konsumen, 3 hanya memperkenalkan tiga tarif yaitu panggilan ke sesama pelanggan 3, panggilan ke bukan pelanggan 3 dan SMS,” kata Rajiv.

Untuk panggilan ke sesama pelanggan 3 hanya Rp150 per 60 detik untuk lokal dan jarak jauh, sedangkan panggilan ke bukan pelanggan 3 sebesar Rp1.000 per 60 detik untuk lokal dan Rp2.000 untuk jarak jauh, serta tarif flat SMS sebesar Rp350. “Kami juga memberi tiga kali lipat untuk pengisian pulsa. Beli pulsa Rp30 ribu, akan dapat Rp90 ribu. jadi hanya akan membayar sepertiga pulsa dari yang digunakan,” kata Rajiv. Untuk voucher, 3 menyediakan denominasi mulai dari Rp5 ribu sampai voucher tertinggi yaitu Rp1 juta dengan kelipatan Rp5 ribu.

Sedangkan untuk nomor, Rajiv mengatakan pihaknya menawarkan kepada pelanggan untuk menentukan enam nomor cantiknya sendiri setelah angka 0899.

Sementara ini, Rajiv mengatakan layanan 3 hanya akan disediakan untuk prabayar, dan nantinya akan diluncurkan produk pascabayarnya. “Kami juga meluncurkan planet 3, portal situs kami dengan banyak konten yang menarik untuk 2G dan 3G,” lanjut Rajiv.

Sedangkan untuk jangkauan, Rajiv mengatakan pada hari peluncurannya, 3 akan tersedia di 75 persen populasi di Jawa yang meliputi 76 kota di Jawa yaitu 7 ibukota propinsi(100 persen), 32 kota kabupaten (67 persen) dan 24 kota kecamatan (52 persen). Presdir HCPT itu menambahkan sebelum akhir 2007, cakupan ini akan diperluas hingga mencapai 100 persen dari kota-kota daerah kabupaten (48 kota) dan lebih dari 90 persen pada kota-kota kecamatan (46 kota). Rajiv juga menjamin layanan 3 dapat melakukan dan menerima panggilan antar operator atau interkoneksi dengan layanan telepon selular lainnya di Indonesia. 3 akan didistribusikan oleh satu distributor nasional dan enam distributor regional yang melingkupi area Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali.

Rajiv mengatakan, Hutchinson Telecomunications International Ltd (HTIL) menginvestasikan sebesar 1 miliar dolar Amerika dan Charoen Phokphand mengeluarkan 400.000 dolar Amerika untuk mendirikan dan mengembangkan layanan GSM 3 dan ke depan kedua perusahaan multinasional itu akan terus menanamkan investasinya pada layanan GSM 3. Ketika ditanya mengapa layanan GSM 3 terlambat dua tahun diluncurkan sejak HCPT mendapatkan ijin dari pemerintah tahun 2004, Rajiv menjawab bahwa membutuhkan banyak waktu untuk membangun infrastruktur dan pembangunan fisik lainnya di Jawa.

HCPT merupakan perusahaan kemitraan antara HTIL dengan 60 persen kepemilikan saham dengan Charoen Phokphand Group dengan kepemilikan saham 40 persen. HTIL merupakan penyedia layanan 3G di Hongkong dan Israel yang menjalankan tiga merek telekomunikasi yang berbeda yaitu Hutch, Kasapa dan 3 di sembilan pasar di Afrika dan Asia termasuk Indonesia, serta memiliki lebih dari 36,5 juta pelanggan 2G dan 3G di seluruh dunia. Sementara Charoen Pokphand merupakan perusahaan multinasional Thailand yang telah ada di Indonesia sejak 1971 dengan mempekerjakan 30.000 pegawai serta menyumbang lebih dari 1 miliar dolar Amerika ke Indonesia.(*)

Mar 27

Seiring pesatnya perkembangan bisnis layanan komunikasi generasi ketiga (3G), PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk menyatakan telah menetapkan untuk menerapkan sistem Next Generation Network sebagai program 2007-2011.

Next Generation Network itu, menurut Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, merupakan terobosan baru dalam dunia komunikasi yang menghasilkan layanan suara, data, dan video dalam satu jaringan. Telkom merasa perlu mengembangkan sistem baru berteknologi tinggi ini dengan pertimbangan bahwa industri ICT (Information and Communication Technology) akan menuju konvergensi, katanya di Jakarta, Selasa.

Dengan pertimbangan itu, Telkom yang bervisi menjadi infocom andal di tanah air melakukan evolusi pada insfrastruktur jaringan. “Kapasitas dan teknologi existing dileverage sedapat mungkin sehingga usia ekonomisnya tercapai, kecuali pada lokasi yang butuh bandwidth maupun layanan baru digelar,” katanya.

NGN disasar bukan saja untuk memberikan jaringan dengan fleksibilitas dan kapasitas tinggi untuk menampung berbagai macam jasa dan layanan telekomunikasi dan informasi; tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan telekomunikasi secara lebih ekonomis bagi end-user.

“Kami bertekad menyediakan `one stop service` untuk kualitas terbaik, produk, dan jaringan dengan harga yang kompetitif,” kata Dirut Telkom.

Mar 16

Cisco menyetujui rencana akuisisi WebEx Communications, penyedia layanan telekonferensi terbesar, senilai US$3,2 miliar untuk menghadapi langkah ekspansi Microsoft. Investor WebEx akan menerima US$57 per lembar saham secara tunai. Penawaran dari Cisco ini lebih tinggi 23% dari harga yang disodorkan oleh Santa Clara.Cisco, vendor teknologi jaringan komputer, akan memberikan layanan yang mengikutsertakan teknologi WebEx untuk panggilan telepon online dan pengiriman pesan. Perusahaan ini bersaing dengan Microsot di segmentasi pelanggan korporasi yang ingin mengaplikasikan layanan telekonferensi. Menurut lembaga riset Frost & Sullivan, pasar telekonferensi akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2011. Pasar web-konferensi secara global akan naik menjadi US$2,1 miliar pada 2011. Tahun lalu pasar web-konferensi mencapai US$753,8 juta. “Pasar telekonferensi sangat atraktif dan terus tumbuh,” kata Ari Bensinger, analis dari Standard & Poor di New York.

Cisco berharap akusisi ini dapat ditutup pada kuartal keempat tahun fiskal 2007. Pembelian terbesar sejak akusisi Scientific Atlanta Inc tahun lalu ditargetkan dapat meningkatkan akses Cisco ke pasar telekonferensi yang sekarang tengah meningkat dengan pesat. Pengguna layanan lebih tertarik menggunakan telekonferensi daripada layanan tradisional daripada perangkat switch dan perangkat router.

WebEx memfokuskan layanan telekonferensi melalui Internet dan pertukaran dokumen berbasis web untuk perusahaan berskala kecil dan menengah. “Kami memiliki kekuatan di teknologi suara dan video, ini dapat meningkatkan kenyamanan para pengguna layanan,” kata Charlie Giancarlo, Chief Development Officer Cisco.

Tahun lalu Cisco merambah bisnis video konferensi dengan meluncurka TelePresence. Giancarlo pada Desember 2006 mengatakan layanan ini akan mendorong pencapaian target penjualan sebesar US$1 miliar.

Mar 15

Antara. Telkom dan Singtel menjalin kemitraan untuk mengembangkan layanan komunikasi data global dengan sasaran perusahaan-perusahaan multinasional (MNC). VP Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia, dalam keterangannya menjelaskan: Telkom dan SingTel dapat memanfaatkan kemitraan ini guna memperluas pangsa pasar layanan komunikasi data global, antara lain melalui komersialisasi layanan SingTel IP VPN Connect Plus dan TelkomLink Global.

Kerjasama itu memiliki nilai yang sangat strategis terkait dengan visi Telkom ke depan. Seperti halnya SingTel, yang berbasis di Singapura, Telkom pun selalu berusaha menjadi operator yang mampu memberikan solusi layanan paripurna terhadap berbagai kebutuhan komunikasi pelanggan multi-nasionalnya. Kerjasama itu merupakan salah satu tonggak sejarah dalam pengembangan bisnis internasional Telkom, khususnya layanan komunikasi data internasional.  “Langkah ini akan memperluas cakupan layanan Telkom dari Indonesia hingga bagian lain dunia dan sebaliknya,” ujarnya. Telkom, kata Eddy, sesuai tuntutan pasar akan senantiasa mengembangkan layanan-layanan lain dengan membangun lebih banyak aliansi dengan mitra-mitra global. “Kami percaya bahwa dengan kemitraan akan memperkuat posisi kami sebagai full network and services provider,” ucapnya.

Kemitraan Telkom-SingTel memungkinkan Telkom untuk menyediakan layanan komunikasi data global di Indonesia melalui jaringan Regional C+ IP-VPN SingTel. Kemitraan tersebut merupakan strategi Telkom dalam pengembangan dan perluasan marketshare layanan TelkomLink Global. Telkom telah memulai menyediakan layanan Komunikasi Data Global sejak 1993, yaitu melalui kemitraan dengan Infonet. Layanan ini telah tumbuh dengan pesat dan mempunyai prospek yang sangat baik seiring dengan kebutuhan komunikasi data global, khususnya untuk perusahaan multinasional.

Mar 14

Bisnis. Microsoft tertarik pada program pengenalan suara untuk pencarian melalui ponsel yang dimiliki Tellme Networks Inc dan tengah bernegosiasi untuk membeli perusahaan itu seharga US$800 juta. Sumber yang mengetahui rencana ini mengatakan proses pembelian ini rencananya akan dikabarkan besok. Karyawan Tellme yang berjumlah 320 orang termasuk CEO Mike McCue akan bergabung dengan Microsoft.Microsoft melihat pencarian melalui Internet dari ponsel merupakan langkah untuk mengurangi dominasi Google Inc. Saat ini Microsoft juga menambahkan fitur panggilan melalui Internet pada program Office sebagai layanan konsumen. “Telepon seluler adalah cara yang bisa dilakukan oleh Microsoft untuk masuk ke pasar baru,” ucap Danny Sullivan, peneliti yang mengkaji industri pencarian melalui Internet.

Sekitar 40% panduan direktori panggilan di AS dilayani Tellme melalui kerja sama dengan penyedia layanan telepon. Tellme juga tengah menguji coba yang memungkinkan pengguna telepon seluler mencari daftar pelaku bisnis hanya dengan mengucapkan kata kunci di telepon. Hasil pencarian akan terpampang di layar ponsel lengkap dengan petanya. Menurut Nielsen/NetRatings, Google digunakan lima kali lebih banyak dibandingkan MSN milik Microsoft dan situs pencari Windows Live.

Akusisi perusahaan Tellme ini akan menjadi akuisisi terbesar sejak Microsoft membeli vendor perangkat lunak Navision A/S senilai US$1,45 miliar pada 2002. Bill Cox, juru bicara Microsoft, dan Marci Pedrazzi, juru bicara Tellme, menolak untuk memberi komentar seputar rencana pembelian ini.

Mar 08

Bisnis. PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) telah mengajukan lisensi akses nirkabel tetap (fixed wireless access/FWA) kepada Ditjen Postel menggunakan teknologi CDMA 450. Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar membenarkan pengajuan lisensi FWA oleh Sampoerna tersebut dengan menggunakan teknologi dan frekuensi yang mereka miliki sebelumnya. “Pemerintah telah menerima pengajuan lisensi FWA dari STI, namun setelah bertemu dengan jajaran Ditjen Postel dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia [BRTI], mereka masih akan mengkaji kembali mengenai pengajuan tersebut,” ujarnya.

STI sebelumnya dikenal dengan nama Mandara Telepon Seluler, operator seluler berteknologi CDMA dan beroperasi pada pita frekuensi 450 MHz. Mandara adalah bentuk baru dari Mobisel, operator seluler berbasis teknologi NMT (Nordic mobile telephone). STI yang memiliki merek dagang Ceria dan Neon tersebut telah memperluas layanannya hingga ke Sumatra Selatan, Jambi, Riau, Palembang, Baturaja, Lahat, Lubuk Linggau, Jawa Timur dan Jawa Tengah hingga akhir tahun lalu. Pada saat yang sama Sampoerna juga telah memberikan layanan telekomunikasi di wilayah Jambi (Bangko dan Muarabungo) dan Provinsi Riau (Pekanbaru, Dumai, Rengat dan Tembilahan). Sebelumnya operator tersebut telah menjangkau Provinsi Lampung, Bali, dan Lombok. Sementara awal Oktober akan segera menjangkau Provinsi Sumatra Selatan, Jambi, Riau dan disusul kemudian Provinsi Jawa Timur dan Jateng. Hingga pertengahan tahun lalu, jumlah pelanggan STI telah mencapai 39.000 sambungan Ceria CDMA (digital) dan masih ada sekitar 3.000 Neon NMT (analog) yang tersebar di daerah pedesaan.
STI menyatakan bahwa Telkom telah mempermudah ketersambungan telekomunikasi STI di semua cakupan layanannya. GM Intercarrier STI Soewito mengatakan pihaknya telah menerima pembukaan interkoneksi dari Telkom sehingga dapat segera melakukan ekspansi jaringan di Jabar, Jatim, Yogyakarta, Bali, Lombok, Lampung, Riau, Jambi dan Sumsel. “Kemudahan interkoneksi tersebut membuat Sampoerna menargetkan bisa meraih 750.000 pelanggan seluler baru tahun ini dari sebelumnya yang hanya sekitar 110.000 tahun lalu,” ujarnya. Soewito juga mengungkapkan seluruh operator telah menjalankan kerja sama interkoneksi secara baik dan tidak ada kendala yang berarti sejak 1 Januari.

Mar 07

Detik. PT Indosat Mega Media (IM2) menyatakan seluruh infrastruktur jaringan mereka telah siap untuk mendukung implementasi protokol Internet generasi mendatang, Internet Protocol versi 6 (IPv6). Ini diutarakan Dede Rusnandar, Dirop IM2. “IM2 mempersiapkan teknologi IPv6 sejak 2003. Sekarang semua link network IM2 sudah teruji untuk IPv6, kami juga sudah ready services.

Indonesia sendiri rencananya mulai mengimplementasikan IPv6 pada 2008. Dede berujar, di 2010 IPv6 sudah akan menjadi standar dunia. “Saat ini IPv4 80% sudah terutilisasi, jadi tinggal 20%. Mulai 2008 untuk mendapatkannya bakal dipersulit APNIC. Lagipula harganya akan lebih mahal,” tandasnya.

Mar 06

Detik. Infocomm Development Authority of Singapore (IDA) telah melakukan uji kualifikasi terhadap 12 peserta tender, yang akan mengajukan penawaran dalam proyek Next Generation Network yang digalang pemerintah Singapura. Secara keseluruhan, ada sekitar 30 perusahaan yang akan beradu baik sebagai entitas tunggal maupun yang tergabung dalam konsorsium. Dalam proses kualifikasi, perusahaan-perusahaan tersebut dipilih berdasarkan kondisi keuangan serta pengalaman dalam membangun jaringan.

Februari 2006, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, mengumumkan rencana pembangunan jaringan berkecepatan tinggi. Jaringan tersebut menjanjikan kemampuan akses data 100 Megabit per detik sampai 1 Gigabit per detik, dan akan menghubungkan seluruh rumah, sekolah dan perusahaan di Singapura. Proyek jaringan masa depan ini diperkirakan selesai pada 2012.