Mar 16

Cisco menyetujui rencana akuisisi WebEx Communications, penyedia layanan telekonferensi terbesar, senilai US$3,2 miliar untuk menghadapi langkah ekspansi Microsoft. Investor WebEx akan menerima US$57 per lembar saham secara tunai. Penawaran dari Cisco ini lebih tinggi 23% dari harga yang disodorkan oleh Santa Clara.Cisco, vendor teknologi jaringan komputer, akan memberikan layanan yang mengikutsertakan teknologi WebEx untuk panggilan telepon online dan pengiriman pesan. Perusahaan ini bersaing dengan Microsot di segmentasi pelanggan korporasi yang ingin mengaplikasikan layanan telekonferensi. Menurut lembaga riset Frost & Sullivan, pasar telekonferensi akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada 2011. Pasar web-konferensi secara global akan naik menjadi US$2,1 miliar pada 2011. Tahun lalu pasar web-konferensi mencapai US$753,8 juta. “Pasar telekonferensi sangat atraktif dan terus tumbuh,” kata Ari Bensinger, analis dari Standard & Poor di New York.

Cisco berharap akusisi ini dapat ditutup pada kuartal keempat tahun fiskal 2007. Pembelian terbesar sejak akusisi Scientific Atlanta Inc tahun lalu ditargetkan dapat meningkatkan akses Cisco ke pasar telekonferensi yang sekarang tengah meningkat dengan pesat. Pengguna layanan lebih tertarik menggunakan telekonferensi daripada layanan tradisional daripada perangkat switch dan perangkat router.

WebEx memfokuskan layanan telekonferensi melalui Internet dan pertukaran dokumen berbasis web untuk perusahaan berskala kecil dan menengah. “Kami memiliki kekuatan di teknologi suara dan video, ini dapat meningkatkan kenyamanan para pengguna layanan,” kata Charlie Giancarlo, Chief Development Officer Cisco.

Tahun lalu Cisco merambah bisnis video konferensi dengan meluncurka TelePresence. Giancarlo pada Desember 2006 mengatakan layanan ini akan mendorong pencapaian target penjualan sebesar US$1 miliar.