Bisnis — Alcatel-Lucent membuka Internet Protocol Transformation Centre (IPTC) di Singapura, untuk memperkuat jaringan pusat transformasinya secara global. Mario Querner, Country Senior Officer Alcatel-Lucent Indonesia menuturkan IP Center pertama yang menelan investasi sampai 20 juta euro selama tiga tahun itu adalah yang pertama di Asia Pasifik. Dengan fasilitas itu Alcatel akan mengembangkan, menggabungkan dan menguji end-to-end solusi jaringan IP dalam rangka membantu para operator telekomunikasi dan enterprise untuk mengubah jaringan mereka menjadi jaringan yang sepenuhnya berbasis pada IP.Dengan dukungan Economic Development Board di Singapura, IPTC — yang berlokasi berdampingan dengan IPTV Competency yang diluncurkan Alcatel-Lucent 2006 — di Asia ini ditargetkan dapat menampilkan sekitar 50 teknologi dan 80 tenaga ahli. IPTC Asia-Pacific merupakan pelengkap dari IPTC dan Network Integration Center yang berlokasi di Antwerpen, Belgia; Lisle, Illinois dan Plano, Texas, AS. Pusat-pusat ini membagikan ilmu, sumber dan latihan, yang membantu para penyedia untuk menjalankan proyek transformasi IP mereka. Salah satu contoh keberhasilan IPTC Asia adalah jasa komunikasi IP yang canggih untuk perusahaan telekomunikasi di Macau, Companhia de Telecommunicacoes de Macau SARL (CTM) untuk mewujudkan visi Digital Macau.Visi itu menyajikan jasa jaringan generasi berikutnya di bidang seluler, broadband, high-speed data services dan aplikasi. Lebih lanjut lagi CTM akan mengembangkan jasa layanan yang lebih mutakhir di mana konsumen dapat meminta tambahan bandwith (bandwith on demand), dengan kualitas yang bervariasi untuk memenuhi kebutuhannya.
Apr 06
